Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dan Critical Thinking Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Ciampea

Detail Cantuman

Text

Penggunaan Model Pembelajaran Project Based Learning Dan Critical Thinking Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Ciampea

XML

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komprehensif pemahaman
serta penerapan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) dalam mata
pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di 24 sekolah dasar yang berada di
Kecamatan Ciampea. Fokus utama kajian ini adalah melihat perbedaan dalam
pemahaman dan pelaksanaan PjBL di kalangan para guru, serta hambatan yang
dihadapi selama implementasi. PjBL, yang merupakan pendekatan pembelajaran
aktif berbasis proyek, bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan
mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Dalam
konteks ini, penelitian juga meneliti bagaimana PjBL dapat berperan dalam
meningkatkan kompetensi profesional guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
sekitar 50% guru PAI di wilayah ini telah mampu menerapkan PjBL dengan baik
dan konsisten. Kesuksesan ini dipengaruhi oleh dukungan yang kuat dari kepala
sekolah serta ketersediaan sumber daya yang mencukupi. Guru-guru yang
tergolong dalam kelompok ini menunjukkan kemampuan yang baik dalam
merancang, mengelola, dan melaksanakan proyek pembelajaran yang berbasis
PjBL secara efektif. Hal ini memungkinkan siswa untuk aktif dalam proses
belajar, serta membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan berpikir
kritis, kolaborasi, dan kreativitas. Guru yang berhasil menerapkan PjBL
melaporkan adanya peningkatan dalam kompetensi profesional, terutama terkait
dengan manajemen kelas dan evaluasi hasil belajar siswa. Namun, sekitar 30%
guru PAI menghadapi tantangan dalam pelaksanaan PjBL. Meskipun mereka
memahami konsep dasar PjBL, keterbatasan waktu dan kurangnya sumber daya
menjadi penghambat dalam pelaksanaan proyek pembelajaran yang berkelanjutan.
Guru-guru ini memerlukan pengembangan keterampilan lebih lanjut agar lebih
mampu mengintegrasikan PjBL dalam pembelajaran sehari-hari, termasuk
kemampuan dalam manajemen waktu dan perencanaan proyek. Selain itu,
terdapat 20% guru yang masih memiliki pemahaman terbatas tentang PjBL,
sehingga memerlukan pelatihan tambahan untuk meningkatkan pemahaman
mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan institusional yang lebih
kuat, termasuk penyediaan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan akses
terhadap sumber daya pendidikan. Hal ini dianggap penting untuk memastikan
penerapan PjBL yang efektif dan merata di seluruh sekolah di Kecamatan
Ciampea. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah-sekolah di
Kecamatan Ciampea lebih mengoptimalkan pelatihan dan pengembangan
profesional bagi guru dalam penerapan PjBL. Selain itu, dukungan sumber daya
yang lebih baik juga diperlukan untuk mendukung keberhasilan implementasi
PjBL. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan kualitas pembelajaran PAI di
sekolah dasar akan semakin meningkat, serta membantu siswa dalam
mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.
Kata Kunci:. Project-Based Learning, Berpikir Kritis, Kompetensi Profesional.


Detail Information

Item Type
Master's Thesis
Penulis
LAHUDIN - Personal Name
Student ID
2386108030002
Dosen Pembimbing
Dr. Amie Primarni, M. Pd. - - Dosen Pembimbing 1
Dr. Riyanto, S.E., M.M - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edisi
Published
Departement
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba : Institut Agama Islam Nasional.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
TSP/LAH/p
Copyright
Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail